| Nubdzah Fil Aqidah Al-Islamiyyah

| Karya : Syaikh Muhammad Ibn Shalih Al-Utsaymin Rahimahullahuta’ala

| Pengajar : Ustadz Abu Usamah Rahmat Hidayat Hafidzahullah

| PERTEMUAN-11 [UNDUH AUDIO]

Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah

Kitab memiliki makna ‘yang ditulis’. Kitab yang dimaksud ialah kitab-kitab yang Allah telah menurunkannya kepada rasul-rasulNya sebagai rahmat bagi para makhluk dan juga sebagai hidayah agar hamba Allah mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Beriman kepada kitab-kitab Allah mengandung 4 perkara:

  • Beriman bahwasannya turunnya kitab-kitab tersebut benar-benar dari Allah
  • Beriman dengan kitab yang sudah diketahui namanya seperti Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa ‘Alayhissallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa ‘Alayhissallam dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud ‘Alayhissallam. Adapun yang tidak diketahui namanya maka kita imani secara umum
  • Membenarkan apa yang dikabarkan oleh kitab-kitab tersebut seperti berita-berita dari Al-Qur’an dan berita-berita yang belum diganti/diselewengkan dari kitab-kitab terdahulu
  • Beramal dengan hukum-hukum yang tidak dihapus dari kitab-kitab tersebut, menerima dan tunduk baik memahami ataupun tidak memahami hikmahnya. Seluruh kitab-kitab terdahulu dihapus dengan Al-Qur’an, maka tidak boleh berhukum dengan kitab-kitab terdahulu kecuali yang shahih dan ditetapkan Al-Qur’an[1]

Buah beriman kepada kitab-kitab Allah:

  • Mengilmui perhatian Allah kepada hamba-hambaNya
  • Mengilmui akan hikmah Allah Ta’ala dalam syari’atNya[2]
  • Bersyukur akan nikmat kitab Allah