| Nubdzah Fil Aqidah Al-Islamiyyah

| Karya : Syaikh Muhammad Ibn Shalih Al-Utsaymin Rahimahullahuta’ala

| Pengajar : Ustadz Abu Usamah Rahmat Hidayat Hafidzahullah

| PERTEMUAN-9 [UNDUH AUDIO]

Beriman Kepada Para Malaikat

Malaikat adalah makhluk ghaib yang diciptakan oleh Allah Ta’ala dan selalu beribadah kepada Allah Ta’ala. Mereka tidak memiliki kekhususan rububiyah dan uluhiyah sedikitpun. Allah menciptakan mereka dari cahaya dan dikaruniai ketundukkan yang sempurna kepada perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta kekuatan untuk melaksanakan perintah Allah[1].

Mereka berjumlah banyak, tak ada yang mampu menghitung jumlah mereka kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam ditampakkan Al-Baitul Ma’mur yang 70.000 malaikat shalat disana setiap hari, apabila para malaikat itu sudah keluar maka takkan kembali lagi ke Al-Baitul Ma’mur[2].

Beriman kepada para malaikat mencakup 4 hal:

  1. Beriman pada wujud malaikat
  2. Beriman dengan para malaikat yang diketahui namanya, seperti Jibril. Maupun yang tidak diketahui namanya, imani secara umum
  3. Beriman dengan apa yang diketahui dari sifat para malaikat, seperti sifat Jibril yang wujud aslinya memiliki 600 sayap menutupi ufuk seperti yang dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam. Terkadang para malaikat menyerupai manusia, seperti saat Jibril datang menanyakan tentang agama[3]
  4. Beriman pada apa yang diketahui dari amalan/tugas para malaikat yang mana dilaksanakan dengan perintah Allah. Seperti bertasbih dan beribadah kepada Allah malam dan siang tanpa lelah. Ada yang memiliki tugas khusu, seperti JIbril yang dipercaya untuk membawa wahyu Allah Ta’ala kepada para Nabi dan Rasul